DPR RI Ingin Kemlu Cari Solusi Atas Konflik Israel-Palestina

- 17 November 2020, 20:33 WIB
DPR RI Ingin Kemlu Cari Solusi Atas Konflik Israel-Palestina / dpr.go.id /

SUARA CIMAHI - Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin menilai Israel jelas melanggar hukum internasional dengan menduduki tanah Palestina. Mengingat, kabar Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta bantuan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mencabut Resolusi DK PBB2334 menyebar luas.

Politis Partai Golkar itu menilai, tak ada satu pun negara yang mendukung Israel, terutama negara Islam. Hal ini terlepas dari hasil komunikasi yang dilakukan Benjamin Netanyahu.

”Mungkin kita masih ingat dengan sumpah Yasser Arafat, 32 tahun lalu. Sosok Dewan Nasional Palestina itu memproklamirkan berdirinya negara Palestina yang ibu kotanya di Yerusallem (Al-Quds). Sayangnya proklamasi kemerdekaan itu tidak sejalan dengan kenyataan,” kata Azis dikutip laman resmi DPR RI dpr.go.id, Selasa (17/11/2020).

Azis menegaskan, Indonesia menolak semua manuver Israel demi mempertahankan Tepi Barat dan Yerussalem. Bahkan, ia mengatakan, dunia tahu Israel sampai hari ini masih mengendalikan perbatasan.

"Menguasai pajak, dan sumber-sumber penghidupan rakyat Palestina. Lalu apakah pantas cara ini? Tak ada sisi kemanusiaan yang dibangun Israel selama ini,” kata dia.

Ia menuturkan, proses pembangunan berbagai infrastruktur di Tepi Barat dan Al Quds selalu disusul penggusuran dan pengusiran Bangsa Palestina memang sudah lama tinggal di daerah itu.

”Maka tak ada alasan bagi Rusia untuk membela Israel. DPR meminta Kementerian Luar Negeri untuk menyikapi hal ini. Dan mendorong agar perdamaian dapat tercipta. Jangan ada lagi kekerasan di tanah Israel,” ujar dia.

Selain itu, Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) itu berharap Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan tanggapan bijak atas permasalahan Israel-Palestina supaya menemukan solusi dari konflik yang telah terjadi sejak 1967.*

Editor: Regi Trie Julianie


Tags

Komentar

Terkini

X